Gadget Penghasil Air Dari Udara

Kamis, 27-November-2008; 09:09:27 WIB

st1:*{behavior:url(#ieooui) }

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
Unik juga gadget yang dikembangkan oleh perusahaan asal Kanada, Element Four ini. Sebab, gadget yang satu ini dapat menghasilkan air yang diambilnya dari udara. Mungkin, suatu saat nanti, gadget ini dapat menjadi solusi bagi daerah yang mengalami kelangkaan air. Hebatnya, gadget yang diberi nama Water Mill ini diklaim dapat memproduksi sampai 12 liter air per hari.

Cara kerja gadget ini cukup sederhana. Dengan mengumpulkan udara di sekelilingnya, Water Mill dapat menangkap 40 persen kadungan air di udara tersebut. Nah, air inilah yang kemudian diolah untuk jadi kebutuhan air yang bisa dipakai manusia. Lantas, bagaimana dengan polusi yang terkandung di udara? Jangan kuatir. Pembuatnya sudah mendisain gadget ini untuk bisa menyaring polutan serta memanfaatkan sinar ultraviolet untuk membunuh bakteri yang ada.

Sebenarnya teknologi ini meniru perangkat Dehumidifer yang berfungsi untuk mengurangi kelembaban udara. Namun teknologi tersebut diterapkan dan dikembangkan untuk menghasilkan air dari udara. Selain untuk memproduksi air minum, ada versi lain dari gadget ini yang dapat dipakai untuk keperluan irigasi.

INDRA: Radar Pertama Buatan Anak Bangsa

By Republika Contributor
Kamis, 27 November 2008 pukul 10:18:00 <!–

Iklan 468x60

–>


<!–

SHARE
RSS

–>

Radar Pertama Buatan Anak BangsaRCS

KARYA ANAK BANGSA – Radar INDRA yang merupakan radar pertama buatan anak bangsa.
Radar Maritim INDRA dibangun dengan kemampuan mendeteksi dan mengukur jarak sebuah kapal di lautan dengan penggunaan teknologi Frequency Modulated Continuous Wave (FMCW) yang mampu menghasilkan radar canggih dengan daya
pancar sangat rendah. Karena daya pancarnya yang sangat rendah itu INDRA dapat dioperasikan dimana saja dan tidak akan menggangu perangkat-perangkat lain di sekitarnya.

Dalam proses pembangunan INDRA, RCS-247 bekerjasama dengan institusi-institusi riset, pendidikan dan swasta dalam negeri seperti PPET- LIPI, ITB, UI dan IDE. Dalam kerjasama ini, pembangunan INDRA dilakukan sepenuhnya di Indonesia oleh insinyur-insinyur terbaik anak bangsa. Teknologi radar yang diterapkan pada INDRA didukung juga oleh institusi
riset IRCTR – TU Delft di Belanda yang memang sudah sejak lama menguasai teknologi ini.

Mobil Sport Tanpa Mesin, Kopling, Transmisi & Suspensi


Nopember 24, 2008

Venturi Volage Roadster mengandalkan teknologi ” Michelin Activel Wheel”.
Mobil listrik makin banyak ditawarkan oleh berbagai perusahaan, baik produsen besar maupun kecil kendati kemampuannya terbatas. Salah satu yang sangat menarik – terutama bagi pencinta lingkungan adalah emisinya nol alias tidak menimbulkan polusi.

Beragam teknologi mobil listrik pun muncul. Baik yang dihasilkan oleh satu peusahaan maupun hasik kerjasama. Salah satu yang cukup menarik – terutama di lingkungan wartawan otomotif – dan saat ini masih dipamerkan di Paris Motor Show adalah Venturi Volage.

Dari segi penampilan, Venturi Volage dinilai sebagai mobil konsep yang “sexiest” bersama kendaraan lainnya. Maklum, mobil ini adalah roadster dua pintu yang membuka seperti sayap burung. Dari segi teknologi, meski bukan hasil karya Venturi sendiri, tetapi dari Michelin, sangat menarik sebagai kendaraan alternatif masa depan.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.